Mengupas Jebakan Batman Spam WhatsApp
Ilustrasi (gettyimages)
Jakarta - Jika Anda termasuk orang yang cukup
hati-hati dan tidak mudah menjalankan apa yang diperintahkan oleh spam
Whatsapp Emoticon, pembuatnya juga sudah mempersiapkan jebakan Batman
lain.
Sebagai gambaran, jika Anda curiga atau tidak tertarik dan
mengklik tombol [No] atau [Tidak] pada layar tautan yang muncul (lihat
gambar 1).
Gambar 1: Tautan spam Whatsapp Animated Emoticon.Maka
Anda akan langsung disuguhi beberapa informasi yang tetap saja akan
mengarahkan pada apps yang akan memberikan keuntungan iklan dari pembuat
spam Whatsapp ini. (lihat gambar 2)
Gambar 2: Informasi update Android yang jika diklik akan mengarahkan pada instalasi apps.Layar
yang akan muncul adalah informasi bahwa perangkat Anda membutuhkan
update yang jika diklik akan mengarahkan pada instalasi apps seperti
'Hola Launcher' atau '360 Security Lite Speed Boost' (lihat gambar 3 dan
4)
Gambar 3: Aplikasi Hola launcher yang ditawarkan.
Gambar 4: Aplikasi 360 yang ditawarkan seakan-akan sebagai update dari System OS Android.Informasi
yang diberikan tentunya kurang akurat karena pada gambar 2 di atas
dikatakan bahwa sistem Android Anda membutuhkan update gratis. Sebagai
catatan, update Android memang gratis dan untuk update sistem Android
akan terjadi secara otomatis dan tidak membutuhkan bantuan apps apapun
dari Play Store.
Aplikasi Hola Launcher dan 360 bukan merupakan
bagian dari sistem Android dan kedua aplikasi ini jelas-jelas bukan
merupakan update dari OS Android.
Boleh saja pembuat apps
mengklaim bisa mempercepat sistem Android namun cara komunikasi yang
tidak benar di atas memberikan kesan bahwa kedua apps ini adalah update
resmi Android.
Anda perlu berhati-hati dalam menginstalkan
aplikasi baru dan ingat, risiko menggunakan apps yang bermasalah
berpotensi merugikan Anda!
Selain itu, teknik iklan lain yang
digunakan untuk meyakinkan korbannya adalah pop up yang menginformasikan
smartphone berisiko terhadap virus yang berbahaya (lihat gambar 5).
Sebagai
catatan smartphone yang digunakan lab Vaksincom untuk melakukan
pengetesan sudah terproteksi dengan antivirus yang update. Di sini
terlihat bahwa aplikasi spam ini sudah memiliki fitur untuk mendeteksi
jenis perangkat yang digunakan dan informasi tersebut digunakan untuk
meyakinkan korbannya mengklik iklan yang ditampilkan atau menjalankan
apps yang diiklankan.
Gambar 5: Informasi iklan pop up yang sudah bisa mendeteksi jenis perangkat pengakses.Digoda Situs KencanBagi
Anda yang kebetulan jomblo dan mengakses tautan yang diberikan dari
komputer mungkin akan mendapatkan 'kejutan'. Spam Whatsapp ini tidak
akan menampilkan iklan apps atau menakut-nakuti Anda akan ancaman virus
seperti pada smartphone. Sebaliknya Anda akan mendapatkan tawaran
menarik seperti pada gambar 6.
Gambar 6: Spam Whatsapp akan mengarahkan ke tautan yang berbeda jika dibuka dari PC.Sebelum
mengakses situs tersebut, Anda harus memberikan sedikit informasi
seperti harus di atas 18 tahun, nama dan email Anda (lihat gambar 7).
Tidak lupa situs tersebut memberikan background gambar animasi wanita
cantik yang menggoda.
Gambar 7: Informasi yang harus dimasukkan untuk melanjutkan.Setelah semua data dilengkapi baru terungkap bahwa Anda akan dibawa ke situs kencan Flirchi. (lihat gambar 8).
Gambar 8: Situs Kencan FLirchi.
Sebagai
catatan, menurut pengetesan Vaksincom, situs ini tidak melakukan
penyaringan yang baik atas anggota yang masuk. Sebab tidak ada proses
verifikasi email yang dilakukan pada saat pendaftaran.
Email
yang diverifikasi saja bisa palsu, apalagi email yang tidak
diverifikasi dan Anda bisa langsung jadi member. Sebagai informasi
tambahan kalau Anda masih ngotot mempercayai situs ini, bisa melihat
komentar dari Dating Busters (lihat gambar 9).
Gambar 9: Komentar terhadap Flirchi oleh datingbusters/.
Jadi ada baiknya Anda berhati-hati terhadap situs ini.
*) Penulis, Alfons Tanujaya merupakan praktisi keamanan internet dari Vaksincom.